Dokter Spesialis Saraf Hadir di RSUD Weda, Layanan Neurologi Kian Optimal
WEREINFO — Weda, HALTENG | Pelayanan kesehatan di RSUD Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, terus mengalami peningkatan seiring hadirnya dokter spesialis saraf. Saat ini, RSUD Weda telah diperkuat oleh dr. Yohanis Lamerkabel, Sp.N, atau yang akrab disapa Dokter Jo, seorang dokter spesialis neurologi yang menangani gangguan sistem saraf secara nonbedah.
Dokter spesialis saraf (Neurolog/Sp.N) merupakan tenaga medis yang berfokus pada diagnosis dan penanganan penyakit sistem saraf, meliputi otak, sumsum tulang belakang, serta saraf tepi. Beberapa penyakit yang ditangani antara lain stroke, epilepsi, Parkinson, nyeri kronis, hingga gangguan gerak. Penanganan dilakukan melalui terapi medis, rehabilitasi, serta manajemen penyakit untuk memulihkan fungsi tubuh pasien.
Berdasarkan konfirmasi melalui WhatsApp, dr. Yohanis Lamerkabel, Sp.N merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar dan menyelesaikan pendidikan dokter spesialis pada tahun 2024. Saat ini, Dokter Jo bertugas di RSUD Weda sebagai dokter kontrak daerah (PTT) dan telah hampir satu tahun mengabdi di Kota Weda.
Menurut Dokter Jo, selama bertugas ia memperoleh banyak pengalaman berharga, termasuk menyaksikan berbagai perubahan positif dalam pelayanan kesehatan di RSUD Weda. Ia juga mengaku merasa nyaman dengan lingkungan kerja yang suportif, di mana rekan-rekan sejawat aktif berdiskusi demi meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Selain bertugas di RSUD Weda, Dokter Jo juga membuka praktik klinik di luar jam kerja yang berlokasi di Apotek Arya Weda, yang berada di pusat Kota Weda, guna memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Dokter Jo mengungkapkan bahwa sebagian besar pasien yang datang ke Poliklinik Saraf RSUD Weda mengeluhkan gangguan umum sistem saraf, seperti nyeri kepala, nyeri bahu, nyeri leher dan punggung, nyeri tangan dan kaki, nyeri lutut, gangguan gerak, serta vertigo.
Dalam penatalaksanaannya, Poliklinik Saraf saat ini telah melakukan berbagai tindakan medis, termasuk injeksi dengan panduan USG serta metode dry needling (akupuntur medis). Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat Halmahera Tengah untuk menjaga kesehatan sistem saraf dan sistem gerak tubuh.
Menurutnya, masyarakat perlu segera memeriksakan diri ketika mengalami keluhan kesehatan, terutama yang berkaitan dengan tekanan darah tinggi, kolesterol, maupun kadar asam urat, agar tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius. Selain itu, pola makan sehat serta penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) juga menjadi kunci pencegahan berbagai penyakit.
Dokter Jo juga berpesan kepada rekan-rekan tenaga kesehatan di puskesmas maupun fasilitas pelayanan kesehatan lainnya agar lebih cermat dalam mengenali keluhan utama dan gejala penyakit saraf sebelum merujuk pasien ke RSUD Weda. Edukasi kepada pasien, menurutnya, juga sangat penting agar pelayanan kesehatan di Halmahera Tengah semakin komunikatif dan edukatif.
Sebagai penutup, Dokter Jo mengajak seluruh masyarakat Halmahera Tengah untuk membiasakan konsumsi makanan bergizi dan tinggi serat serta menjadwalkan olahraga secara rutin. Ia menilai ketersediaan fasilitas olahraga di Kota Weda, seperti taman bermain, jalur lari, hingga pusat kebugaran, merupakan potensi besar untuk mendukung gaya hidup sehat.
“Hidup sehat sejak dini adalah investasi terbaik untuk masa tua yang lebih baik,” pungkasnya.(*)

0 Komentar