Ads

SekdaKa Ita Abang Aral Kadis Naker Ul Dewan

Satu Kaos, Sejuta Harapan: Kolaborasi UMKM Peduli Banjir Sumatera

 


WEREINFO — Weda, Halmahera Tengah | Dalam bentuk solidaritas yang kreatif dan menyentuh, UMKM lokal Kota Weda menggelar *Bazar T-Shirt Peduli Banjir Sumatra* sebagai wujud kepedulian terhadap korban bencana banjir yang melanda berbagai wilayah di Sumatra.

Kegiatan yang diselenggarakan pada Sabtu, 27 Desember 2025, di Kafe 90 Derajat, Desa Nurweda, merupakan hasil kolaborasi antara Were Kreatif, Ebang Store, dan 90 Derajat Coffee. Acara ini menghadirkan beragam desain kaos bernuansa lokal dengan pesan-pesan inspiratif yang menyiratkan semangat kebersamaan dan solidaritas.

Seluruh hasil penjualan dari bazar akan disalurkan sepenuhnya untuk membantu masyarakat terdampak banjir di Sumatra, mencakup kebutuhan pokok, perlengkapan sanitasi, hingga pendukung pemulihan pasca-bencana.

“Kami ingin menunjukkan bahwa karya lokal bukan hanya tentang bisnis, tetapi juga bisa menjadi alat untuk berbagi dan menyelamatkan sesama,” ujar Dinex owner Were Kreatif.

Bazar bukan sekadar ajang penggalangan dana, tetapi juga momen penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif lokal. Dengan menggabungkan kreativitas desain dan semangat kepedulian sosial, acara ini berhasil menyatukan komunitas UMKM dan masyarakat dalam satu visi: membantu sesama dengan cara yang bermakna.

“Dalam momen seperti ini, UMKM punya peran bukan hanya sebagai pelaku ekonomi, tapi juga sebagai pelaku kemanusiaan.” tutup Dinex.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari. Banyak pengunjung yang tidak hanya berbelanja, tetapi juga menyumbangkan uang, memberi dukungan moril, serta mengabadikan momen berbagi melalui media sosial.

Dengan dukungan masyarakat yang tulus dan semangat gotong royong yang tinggi, para penyelenggara berharap bantuan yang terkumpul dapat menjadi penopang bagi pulihnya kembali kehidupan korban bencana. Selain itu, acara ini menjadi contoh nyata bahwa kepedulian sosial bisa tumbuh dari karya-karya kecil yang lahir dari komunitas lokal.

( M. Safri Yusuf )

Editor : Mr.c

0 Komentar