Pemkab Halteng Gelar Pelatihan Analisis Usaha Budidaya Ikan Nila di Kulo Jaya
WEREINFO — Kulo Jaya, 22 November 2025 | Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Dinas Perikanan menyelenggarakan Pelatihan Analisis Usaha Budidaya Ikan Nila yang dipusatkan di Desa Kulo Jaya, Kecamatan Weda Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri atas kelompok pembudidaya, pelaku utama perikanan, dan masyarakat desa setempat.
Plt. Kepala Dinas Perikanan Halmahera Tengah, Ilham Suud, SP, dalam laporannya menjelaskan bahwa sektor perikanan merupakan salah satu potensi unggulan daerah. Berdasarkan data tahun 2024, produksi budidaya ikan nila nasional mencapai 1.025 ton, sementara Halmahera Tengah menyumbang 88 ton, menjadikan nila sebagai komoditas unggulan kedua di daerah tersebut.
Ia memaparkan sejumlah program yang telah dijalankan Dinas Perikanan untuk meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan pembudidaya, antara lain bantuan sarana prasarana budidaya, pendampingan kelembagaan kelompok, fasilitasi perizinan usaha dan Tanda Daftar Pembudidaya Ikan, fasilitasi asuransi ketenagakerjaan, pelatihan dan bimtek peningkatan kapasitas, hingga dukungan akses permodalan dan pemasaran.
Menurut Ilham, salah satu kendala utama yang dihadapi pembudidaya ialah minimnya pengetahuan melakukan analisis usaha, sehingga belum mampu menghitung keuntungan dan kerugian secara tepat. Karena itu, pelatihan ini diarahkan untuk memperkuat kemampuan peserta dalam menyusun perencanaan usaha, evaluasi, hingga pengembangan budidaya ikan nila yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Ia juga berharap Desa Kulo Jaya dapat diusulkan sebagai Kampung Perikanan Budidaya Ikan Nila terintegrasi dengan program nasional, mengingat potensi wilayah dan tingginya minat masyarakat setempat.
Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, secara resmi membuka kegiatan pelatihan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa potensi perikanan Halmahera Tengah sangat menjanjikan, namun perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas SDM perikanan yang kompeten.
Wakil Bupati menekankan bahwa pembudidaya ikan memegang peranan penting dalam mendukung ekonomi masyarakat. Kemampuan analisis usaha menjadi kunci agar pembudidaya dapat mengembangkan usaha secara efektif, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. Ia menyebut pelatihan ini sangat relevan dalam meningkatkan kapasitas pelaku utama perikanan sekaligus membuka peluang investasi sektor perikanan di daerah.
Ia juga mengajak para peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata untuk meningkatkan usaha serta kesejahteraan keluarga masing-masing.
Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respon positif dari peserta. Mereka berharap pelatihan serupa dapat terus berlanjut untuk melahirkan pembudidaya yang terampil dalam perencanaan, pengelolaan, evaluasi usaha, serta mampu memaksimalkan potensi pasar, sehingga mendorong terwujudnya sektor perikanan Halmahera Tengah yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.
( M. Safri Yusuf )
Editor : Mr.c

0 Komentar