Breaking News

Pemkab Halteng Fasilitasi Kolaborasi Ojek Kuleyevo dan WedaGo

WEREINFO  — WEDA | Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah memfasilitasi pertemuan antara Organisasi Ojek Kuleyevo dan pengelola aplikasi layanan transportasi digital Weda Go. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati Halmahera Tengah, Rabu (9/9/2026), itu membahas upaya membangun sinergi antara ojek pangkalan dan layanan transportasi berbasis digital.


Rapat dipimpin Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Halmahera Tengah, Hakamy Husain, yang membidangi urusan perekonomian dan pembangunan. Pertemuan turut dihadiri Sekretaris Dinas Perhubungan bersama Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Ketua Organisasi Ojek Kuleyevo beserta sejumlah anggota, serta pihak pengelola Weda Go.


Ketua Ojek Kuleyevo mengapresiasi langkah Pemerintah Daerah yang telah memfasilitasi pertemuan tersebut. Ia mengatakan, Ojek Kuleyevo sejak awal telah hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menyambut baik ajakan kerja sama dari Weda Go.


“Kami mengucapkan terima kasih atas undangan ini. Kami dari Ojek Kuleyevo sejak awal sudah melakukan pelayanan kepada masyarakat. Kami juga sangat berterima kasih kepada pihak Weda Go yang telah mengajak kami untuk bekerja sama,” ujarnya.


Dalam pertemuan itu, Ojek Kuleyevo juga menyatakan dukungan terhadap keberadaan Weda Go yang dinilai sebagai inovasi lokal yang dirintis putra daerah.


Ojek Kuleyevo mengusulkan agar keberadaan mereka dapat diakomodasi dalam platform Weda Go, termasuk penggunaan identitas Ojek Kuleyevo sebagai bagian dari layanan. Usulan tersebut mendapat respons positif dari pihak Weda Go yang menyatakan kesediaan mengakomodasi aspirasi tersebut melalui pola kerja sama yang akan dibahas lebih lanjut.


Kedua pihak kemudian mencapai kesepahaman untuk membangun kerja sama. Kehadiran Weda Go diharapkan tidak menjadi pesaing bagi ojek pangkalan, tetapi justru menjadi sarana memperluas akses pelayanan sekaligus membuka peluang tambahan pendapatan bagi para pengemudi.


Salah satu perwakilan Ojek Kuleyevo berharap anggota organisasi dapat diberi kesempatan menjadi pengemudi maupun kurir dalam layanan Weda Go.


“Kami harap yang melayani atau menjadi kurir, kalau bisa semuanya dari Ojek Kuleyevo. Kami sangat mendukung berdirinya Weda Go, apalagi ini merupakan aplikasi yang dirintis oleh putra daerah sendiri,” ungkapnya.


Pemkab Dorong Kolaborasi


Asisten II Setda Halteng, Hakamy Husain, mengatakan pertemuan tersebut menghasilkan titik temu yang positif. Menurutnya, kedua pihak telah menunjukkan itikad baik untuk membangun kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat.


Ia menilai perkembangan teknologi harus dapat berjalan beriringan dengan keberadaan pelaku usaha transportasi lokal. Karena itu, kolaborasi antara Weda Go dan Ojek Kuleyevo diharapkan menjadi langkah bersama dalam menghadapi perkembangan transportasi berbasis digital.


Sebagai tindak lanjut, pihak Weda Go akan melakukan pendataan terhadap pengemudi ojek pangkalan, termasuk anggota Ojek Kuleyevo, untuk selanjutnya mengikuti proses pendaftaran ke dalam layanan aplikasi.


Sementara itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Halmahera Tengah memberikan penjelasan mengenai regulasi penyelenggaraan transportasi. Dishub menekankan pentingnya setiap layanan transportasi memperhatikan ketentuan yang berlaku, terutama terkait keselamatan, perlindungan pengguna jasa dan tarif transportasi.


Dishub juga akan mendorong pendataan terhadap pengemudi yang nantinya terlibat dalam layanan Weda Go, termasuk pengemudi Ojek Kuleyevo. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya penataan dan pembinaan transportasi agar layanan dapat berjalan tertib dan terarah.


Weda Go dan Ojek Kuleyevo Siapkan Pertemuan Teknis


Sebagai tindak lanjut kesepahaman, Weda Go dan Organisasi Ojek Kuleyevo akan menggelar pertemuan lanjutan untuk membahas mekanisme kerja sama secara lebih teknis.


Pembahasan tersebut mencakup proses pendaftaran pengemudi, pendataan anggota, mekanisme layanan kurir maupun pengemudi, serta berbagai hal teknis terkait keterlibatan Ojek Kuleyevo dalam platform Weda Go.


Pertemuan lanjutan diharapkan menghasilkan kesepakatan teknis yang jelas agar proses pendataan dan pendaftaran pengemudi dapat berjalan tertib dan transparan.


Wabup: Ojek yang Sudah Ada Tetap Dibantu


Usai rapat, Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, S.IP., hadir setelah menyelesaikan agenda pemerintahan lainnya. Ia mengapresiasi tercapainya kesepahaman antara Ojek Kuleyevo dan Weda Go.


Ahlan menegaskan Pemerintah Daerah tetap memberikan perhatian kepada para pengemudi ojek yang selama ini telah memberikan pelayanan kepada masyarakat.


“Pemerintah Daerah tidak akan meninggalkan ojek yang sudah ada. Kami juga akan tetap membantu ojek yang sudah ada dan bagaimana mereka bisa berkembang bersama dengan kemajuan teknologi. Kehadiran Weda Go harus menjadi peluang baru, bukan untuk menghilangkan mata pencaharian para ojek,” ujar Ahlan.


Ia berharap kerja sama tersebut dapat dijaga dan dilaksanakan dengan baik oleh kedua pihak.


Menurutnya, perkembangan teknologi merupakan bagian dari perubahan zaman yang harus diikuti dengan kesiapan dan kolaborasi. Pemerintah Daerah, kata dia, akan terus mendorong inovasi yang lahir dari masyarakat lokal agar memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat Halmahera Tengah.


“Saya berharap Ojek Kuleyevo dan Weda Go saling mendukung, saling menghargai, dan bersama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pemerintah Daerah akan terus mengawal agar kerja sama ini berjalan baik dan memberikan manfaat bagi semua pihak,” tambahnya.


Pertemuan tersebut menjadi langkah awal menuju kolaborasi antara ojek pangkalan dan layanan transportasi digital dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat, keselamatan pengguna jasa, peningkatan kesejahteraan pengemudi serta penataan transportasi daerah.


Pemkab Halteng mendorong Weda Go sebagai inovasi putra daerah dapat tumbuh bersama Ojek Kuleyevo dan pelaku transportasi lokal lainnya.


Teknologi diharapkan bukan untuk mematikan usaha yang sudah ada, melainkan menjadi jembatan untuk membuka peluang baru dan mendorong pelaku transportasi lokal tumbuh bersama.

(Nkess)