WEREINFO — WEDA | Ritual permainan adat Cogoipa resmi dimulai di Weda, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Minggu (23/8/2026). Prosesi pembukaan ditandai dengan pelepasan para pelaku Cogoipa oleh Imam Masjid Baiturrahman Weda.
Pelepasan tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian ritual adat Cogoipa yang merupakan tradisi masyarakat Fagogoru, khususnya Weda, Patani, dan Maba, dalam menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Sebelumnya, pada Sabtu malam (22/8/2026), para tetua adat, tokoh agama, serta pemuda yang tergabung dalam keluarga besar Pnu Were melaksanakan pembacaan riwayat amal atau Barzanji sebagai bagian dari rangkaian penyambutan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Ketua Pnu Were, Saiful M. Yamin, mengatakan tradisi Cogoipa merupakan bagian dari warisan adat dan budaya masyarakat Fagogoru yang perlu terus dijaga dan dilestarikan.
Menurutnya, pelaksanaan Cogoipa bukan sekadar permainan atau hiburan masyarakat, tetapi memiliki nilai kebersamaan, kekeluargaan, serta menjadi bagian dari tradisi masyarakat dalam menyambut momentum keagamaan.
“Cogoipa ini merupakan tradisi yang sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Fagogoru. Karena itu, kita ingin tradisi ini terus dijaga, dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda,” kata Saiful.
Ia menjelaskan, pelaksanaan tahun ini dikemas melalui Cogoipa Fest yang berlangsung selama lima hari. Selain ritual dan permainan adat Cogoipa, kegiatan tersebut juga diisi dengan berbagai perlombaan yang melibatkan masyarakat.
Saiful berharap Cogoipa Fest tidak hanya menjadi ruang untuk melestarikan tradisi, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat.
“Melalui Cogoipa Fest, kita ingin tradisi ini tetap hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi ruang berkumpul, bersilaturahmi dan memperkuat kebersamaan masyarakat,” ujarnya.
Selain rangkaian kegiatan adat dan perlombaan Cogoipa, panitia juga menyediakan stan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Keberadaan stan UMKM tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk memasarkan produk sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi selama pelaksanaan Cogoipa Fest.
Rangkaian kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk menjaga keberlangsungan tradisi Cogoipa sekaligus memperkuat nilai-nilai budaya dan kebersamaan masyarakat Fagogoru dalam menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW.
(Nkess)
