WEREINFO — TERNATE, 31/8/2026 | Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Ternate menggelar pelatihan peningkatan kompetensi bagi tenaga kerja lokal.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja. Pelatihan dilaksanakan secara bertahap dengan sejumlah bidang keahlian, di antaranya teknisi instalasi listrik, teknisi AC dan kulkas, otomotif, serta alat berat.
Untuk tahap pertama, pelatihan difokuskan pada kompetensi instalasi listrik. Peserta berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Halmahera Tengah.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja agar mampu memenuhi kebutuhan dunia industri. Selain itu, program tersebut diharapkan dapat menciptakan tenaga kerja yang siap kerja, berdaya saing, sekaligus mampu membuka peluang menjadi tenaga kerja mandiri.
Kepala Bidang Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta) Disnakertrans Halteng, Jufri Mahbub, mengatakan pelaksanaan pelatihan dilakukan dengan menyesuaikan jadwal dan jenis pelatihan kompetensi yang disampaikan oleh BLK Ternate.
“Kerja sama dengan BLK Ternate ini tentunya kami sesuaikan dengan jadwal setiap pelatihan kompetensi yang disampaikan. Kami juga telah menyampaikan surat kepada masing-masing kecamatan untuk mengirimkan peserta,” kata Jufri.
Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk mengurangi tingkat pengangguran sekaligus meningkatkan ketersediaan tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan pasar kerja.
“Kami berharap melalui pelatihan ini semakin banyak tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi dan siap pakai,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Halteng, Fauzan Anshari, menegaskan bahwa peningkatan keterampilan tenaga kerja lokal menjadi bagian penting dalam memperluas kesempatan kerja di daerah.
Ia mengatakan, kerja sama dengan BLK Ternate diharapkan mampu menghasilkan tenaga kerja lokal yang memiliki keterampilan sesuai bidang dan kompetensinya.
“Kerja sama ini kami lakukan agar tenaga kerja lokal kita memiliki keterampilan sesuai skill dan kompetensinya. Dengan begitu, mereka dapat ditempatkan dan memiliki peluang kerja yang lebih luas, baik untuk memenuhi kebutuhan dunia industri maupun menjadi tenaga kerja mandiri,” kata Fauzan.
Fauzan menambahkan, tenaga kerja dengan keterampilan dan kompetensi yang memadai akan memiliki daya saing lebih baik dalam menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
“Intinya, kita ingin tenaga kerja lokal memiliki skill dan kompetensi yang memadai sehingga mampu bersaing dan mengambil peluang kerja yang tersedia,” pungkasnya.
(Nkess)
