Breaking News

Bupati Halteng Serap Gagasan Mahasiswa KKN UGM, Kolaborasi Wujudkan Halmahera Tengah Smart


 

WEREINFO — PATANI, HALMAHERA TENGAH | Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji, bertemu dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) di Desa Yoisowo, Kecamatan Patani, Sabtu (1/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dan mahasiswa untuk membahas berbagai persoalan pembangunan sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program KKN di wilayah Patani.


Dalam suasana yang berlangsung hangat, Bupati Ikram mendengarkan secara langsung pengalaman, temuan lapangan, serta berbagai rekomendasi yang disampaikan mahasiswa setelah berinteraksi dengan masyarakat selama menjalankan pengabdian.


Beragam isu strategis menjadi perhatian dalam diskusi, mulai dari sektor pendidikan, lingkungan, ekonomi masyarakat, hingga kesehatan dan sosialisasi bagi perempuan usia subur. Selain menjalankan program pemberdayaan masyarakat, mahasiswa KKN UGM juga turut membantu proses belajar mengajar di sejumlah sekolah di Kecamatan Patani.


Salah satu mahasiswa KKN UGM, Radite, mengatakan kegiatan KKN memberikan pengalaman berharga karena mahasiswa dapat belajar langsung dari masyarakat sekaligus berbagi pengetahuan dan keterampilan.


"Banyak pengalaman yang kami dapat saat KKN di Kecamatan Patani. Kami bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat serta berbagi pengalaman, keterampilan, dan pengetahuan yang kami miliki," ujarnya.


Di bidang lingkungan, mahasiswa memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah. Mereka mengimbau agar sampah tidak dibuang di pesisir pantai karena berpotensi terbawa arus ke laut, mencemari lingkungan, merusak ekosistem laut, hingga berdampak terhadap kesehatan masyarakat.


Sebagai solusi sementara, mahasiswa bersama masyarakat membangun tempat pembakaran sampah sederhana atau roket stufu untuk mengurangi penumpukan sampah.


"Kami memahami pembakaran sampah bukan solusi ideal karena tetap memiliki dampak terhadap lingkungan. Namun, melihat kondisi infrastruktur pengelolaan sampah yang masih terbatas, roket stufu menjadi alternatif sementara sambil menunggu sistem pengelolaan sampah yang lebih baik," jelas Radite.


Bupati Ikram mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN-PPM UGM Tahun 2026 yang dinilainya membawa pendekatan multidisiplin dalam membantu pembangunan daerah. Ia menyebut jumlah mahasiswa UGM yang ditempatkan di Halmahera Tengah tahun ini jauh lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.


"Tahun lalu hanya sekitar empat sampai lima orang. Tahun ini jauh lebih lengkap dan komprehensif. Berbagai disiplin ilmu hadir memberikan edukasi dan membantu masyarakat. Ini sangat luar biasa," kata Ikram.


Menurut Bupati, berbagai masukan yang diterima dari mahasiswa akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Halmahera Tengah.


Ia mengungkapkan, salah satu rekomendasi penting adalah perlunya pemetaan menyeluruh terhadap kondisi tenaga pendidik, baik dari aspek kompetensi maupun motivasi. Pemerintah daerah, kata dia, tengah mendorong transformasi pendidikan melalui pemanfaatan teknologi dan sistem pembelajaran berbasis digital.


"Pengembangan SDM guru harus dilakukan lebih cepat. Kami memilih pendekatan yang lebih pragmatis dengan memberikan beasiswa gratis kepada guru agar kompetensi dan wawasan mereka terus meningkat, bukan hanya mengandalkan pelatihan konvensional," ujarnya.


Selain itu, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah juga terus memperluas akses pendidikan melalui program beasiswa gratis bagi masyarakat, termasuk mahasiswa reguler. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh masyarakat memperoleh layanan pendidikan tanpa hambatan biaya.


Bupati Ikram menilai masukan mahasiswa tidak hanya bermanfaat bagi sektor pendidikan, tetapi juga memberikan perspektif baru dalam pengembangan ekonomi masyarakat, kesehatan, serta pengelolaan lingkungan.


"Saya sangat terbantu dengan berbagai masukan dari adik-adik mahasiswa. Di sektor ekonomi misalnya, bagaimana memberikan edukasi kepada petani dan pelaku usaha agar mampu berinovasi serta memiliki strategi pemasaran yang lebih baik sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terima kasih atas dedikasi mahasiswa UGM untuk Halmahera Tengah," tuturnya.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan berbagai program unggulan pemerintah daerah, salah satunya pengembangan metode Matematika Gasing hasil kerja sama dengan Prof. Yohanes Surya. Program tersebut telah melahirkan pelajar Halmahera Tengah yang berprestasi pada Olimpiade Gasing tahun 2023 dan 2024, serta menjadi bagian dari transformasi pendidikan menuju visi Halmahera Tengah Smart.


Bupati turut menyampaikan kebanggaannya atas prestasi putra daerah Halmahera Tengah, M. Uriel Algiffari, pelajar SMP berusia 14 tahun yang memperoleh surat apresiasi resmi dari NASA setelah berhasil menemukan dan melaporkan kerentanan keamanan pada sistem web lembaga antariksa tersebut.


Menutup pertemuan, Bupati Ikram menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa KKN-PPM UGM atas dedikasi dan pengabdian mereka kepada masyarakat Halmahera Tengah. Ia juga menitipkan salam kepada pimpinan universitas dan berharap Halmahera Tengah kembali menjadi lokasi pelaksanaan KKN UGM pada tahun-tahun mendatang.


"Semoga kolaborasi ini terus berlanjut karena kehadiran mahasiswa memberikan energi baru, gagasan, dan solusi yang sangat bermanfaat bagi pembangunan daerah," pungkasnya.

(Nkess)