WEREINFO — WEDA | Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Halmahera Tengah menggelar Sosialisasi Kolaborasi Pembinaan Lintas Sektor bertema "Membangun IKM Tangguh, Halmahera Tengah Maju" di Resto Weda Sea Food, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat pembinaan Industri Kecil dan Menengah (IKM) melalui sinergi berbagai pemangku kepentingan.
Sosialisasi tersebut dihadiri Wakil Bupati Halmahera Tengah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, perwakilan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), pimpinan Bank Maluku Malut, para camat, kepala desa, serta pelaku IKM dari seluruh wilayah Kabupaten Halmahera Tengah.
Kepala Disperindag Halmahera Tengah, Ahmadiarsyah, S.T., M.Sc., dalam sambutannya menegaskan bahwa IKM memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi daerah. Selain mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat, IKM juga menjadi sektor penting dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal serta meningkatkan nilai tambah sumber daya daerah.
"Halmahera Tengah memiliki potensi sumber daya dan peluang ekonomi yang sangat besar. Namun, potensi tersebut harus didukung oleh kemampuan pelaku usaha dalam mengelola bisnis secara lebih baik, inovatif, produktif, dan berkelanjutan," ujar Ahmadiarsyah.
Ia mengungkapkan, hingga saat ini masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi pelaku IKM, di antaranya keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, akses permodalan, sarana dan prasarana usaha, pemasaran produk, hingga pemenuhan standar mutu serta legalitas usaha.
Menurutnya, berbagai tantangan tersebut tidak dapat diselesaikan oleh satu instansi saja. Karena itu, diperlukan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, perbankan dan lembaga keuangan, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, hingga seluruh pemangku kepentingan.
"Kolaborasi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi harus menghasilkan langkah nyata dan berkelanjutan. Mulai dari pendataan dan pemetaan pelaku IKM, pendampingan legalitas, peningkatan mutu produk dan kemasan, akses pembiayaan, hingga perluasan jejaring pemasaran digital," tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Disperindag Halmahera Tengah berkomitmen membangun ekosistem IKM yang sehat dan berdaya saing, melalui penyediaan data pelaku usaha yang akurat, peningkatan kompetensi SDM, penguatan kualitas produk, kemudahan akses legalitas dan pembiayaan, pemanfaatan teknologi digital, serta perluasan kemitraan dan akses pasar.
Di akhir sambutannya, Ahmadiarsyah mengajak seluruh pelaku IKM agar tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi juga terus meningkatkan kapasitas diri melalui inovasi, pembelajaran, dan pengembangan kualitas produk.
"Dengan semangat kolaborasi, kita optimistis IKM di Kabupaten Halmahera Tengah dapat tumbuh menjadi sektor ekonomi yang kuat, mandiri, produktif, dan berdaya saing. IKM Tangguh, Ekonomi Tumbuh. Kolaborasi Kuat, Halmahera Tengah Maju!" pungkasnya.
(Nkess)
