WEREINFO — WEDA, 8 Juli 2026 | Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, memimpin rapat koordinasi bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku Utara di Ruang Rapat Bupati, Rabu (8/7/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi dalam mendukung pembangunan keluarga berkualitas melalui berbagai program strategis, termasuk percepatan penurunan stunting.
Bupati didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Halmahera Tengah. Sementara dari BKKBN Provinsi Maluku Utara hadir Plt. Kepala Perwakilan BKKBN, Ansar Djainahu, S.Sos., bersama jajaran pejabat teknis dan tim humas.
Dalam arahannya, Bupati Ikram menegaskan bahwa pembangunan keluarga merupakan fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas keluarga yang sehat, sejahtera, tangguh, dan berdaya.
"Pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas keluarga. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah akan terus memperkuat berbagai program yang berpihak kepada keluarga, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, perlindungan perempuan dan anak hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi bersama BKKBN menjadi langkah strategis untuk melahirkan generasi Halmahera Tengah yang sehat, cerdas, dan berdaya saing," ujar Ikram.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah terus menghadirkan berbagai kebijakan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Di antaranya pemberian insentif bagi ibu hamil selama 15 bulan sebagai upaya percepatan penurunan stunting, layanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat, program beasiswa bagi mahasiswa termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), serta penyediaan seragam sekolah gratis bagi peserta didik mulai jenjang PAUD hingga SMA/SMK.
Sementara itu, Kepala Dinas P3AP2KB Halmahera Tengah menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menjalankan berbagai program prioritas secara terpadu, meliputi penguatan ketahanan keluarga, percepatan penurunan stunting, peningkatan gizi masyarakat melalui integrasi sektor pangan dan pertanian, pembangunan rumah layak huni, penyaluran bantuan sosial kepada keluarga penerima manfaat, hingga dukungan beasiswa pendidikan sebagai investasi pembangunan sumber daya manusia.
Menurutnya, berbagai program tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara, Ansar Djainahu, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah yang dinilai berhasil mengintegrasikan berbagai program pembangunan keluarga.
Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan BKKBN menjadi modal penting dalam mewujudkan keluarga yang tangguh dan berkualitas.
Ansar juga memaparkan sejumlah program prioritas nasional BKKBN, di antaranya GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak), SIDAYA (Lansia Berdaya), serta GATING (Gerakan Ayah Teladan Indonesia). Program-program tersebut diharapkan dapat diimplementasikan secara optimal melalui dukungan pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah bersama BKKBN Provinsi Maluku Utara berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mempercepat penurunan stunting, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mewujudkan Halmahera Tengah yang semakin maju dengan sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan berdaya saing.
(Nkess)
