WEREINFO — WEDA, | Kepala Pengelola PKBM Were Mandiri, Bakir Usman, S.Sos, menegaskan bahwa Program Halteng to Pare Batch V merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi muda Halmahera Tengah yang memiliki daya saing global melalui penguasaan bahasa asing.
Hal itu disampaikan Bakir Usman dalam laporannya pada acara pelepasan 25 peserta Program Halteng to Pare Batch V yang secara resmi dilepas oleh Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, S.IP, di Aula Perpustakaan Daerah Kabupaten Halmahera Tengah, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan bertema "Peningkatan Kapasitas Bahasa Asing Generasi Muda Halmahera Tengah" tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, perwakilan Dinas Pendidikan, personel Satlantas Polres Halmahera Tengah, para orang tua peserta, serta tamu undangan lainnya.
Dalam laporannya, Bakir Usman menyampaikan bahwa sebanyak 25 putra-putri terbaik Halmahera Tengah akan mengikuti pendidikan bahasa Inggris secara intensif di Kampung Inggris Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Menurutnya, program tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi bahasa asing generasi muda melalui metode pembelajaran yang efektif dan lingkungan belajar yang mendukung penggunaan bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari.
"Program Halteng to Pare bukan sekadar mengirim peserta untuk belajar bahasa Inggris, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia Halmahera Tengah yang unggul, percaya diri, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional," ujar Bakir.
Ia berharap seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya agar ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama di Pare dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.
"Kami berharap setelah kembali ke Halmahera Tengah, para peserta tidak hanya memiliki kemampuan bahasa asing yang lebih baik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dan menginspirasi generasi muda lainnya agar terus meningkatkan kapasitas diri," katanya.
Bakir juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah yang terus memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program-program pendidikan yang berorientasi pada pengembangan kompetensi generasi muda.
Sementara itu, Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, dalam sambutannya menegaskan bahwa penguasaan bahasa asing di era global bukan lagi menjadi nilai tambah, melainkan sebuah kebutuhan. Menurutnya, kemampuan berbahasa asing akan membuka akses terhadap ilmu pengetahuan, teknologi, peluang pendidikan, hingga kerja sama internasional.
Ia berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga nama baik daerah, orang tua, dan menunjukkan karakter generasi Fagogoru yang santun, disiplin, serta bertanggung jawab selama mengikuti pendidikan di Pare.
Melalui Program Halteng to Pare Batch V, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah bersama PKBM Were Mandiri terus berkomitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai investasi strategis untuk melahirkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan global.
(Nkess)
