Breaking News

WTP Fidi Jaya Diuji Coba, Pemda Halteng Fokus Tingkatkan Layanan Dasar

 

WEREINFO — WEDA | Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah mulai melakukan uji coba pengoperasian Water Treatment Plant (WTP) Fidi Jaya di Kota Weda, Sabtu (9/5/2026). Uji coba tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, sebagai langkah awal pengoperasian fasilitas pengolahan air bersih yang diproyeksikan menjadi solusi atas persoalan kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah Weda dan sekitarnya.


WTP Fidi Jaya merupakan salah satu proyek strategis daerah hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dan PT IWIP⁠ sebagai bentuk sinergi pembangunan daerah dan tanggung jawab sosial industri terhadap kebutuhan dasar masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa keberadaan WTP Fidi Jaya diharapkan mampu menjawab keterbatasan akses air bersih yang selama ini menjadi persoalan mendasar masyarakat, khususnya di Kota Weda.


“Kebutuhan air bersih merupakan persoalan mendasar yang telah lama dirasakan masyarakat. Dengan mulai dioperasikannya WTP Fidi Jaya ini, Pemerintah Daerah berharap kebutuhan air bersih masyarakat Kota Weda dapat terpenuhi secara bertahap dan berkelanjutan,” ujar Ikram.


Pemerintah daerah juga menargetkan pengembangan jaringan distribusi air bersih ke depan dapat menjangkau wilayah yang lebih luas hingga Kecamatan Weda Selatan.


Pembangunan WTP Fidi Jaya merupakan hasil proses panjang kerja sama antara pemerintah daerah dan pihak industri. Komitmen pembangunan infrastruktur air bersih tersebut sebelumnya ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Halmahera Tengah dan PT IWIP pada September 2023 sebagai bagian dari dukungan pelayanan dasar masyarakat di kawasan lingkar industri.


Tahapan pembangunan kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan Water Intake dan WTP di Desa Fidi Jaya pada 1 November 2023. Proyek tersebut menjadi simbol dimulainya pembangunan infrastruktur air bersih yang diproyeksikan mampu mengatasi persoalan kebutuhan air bersih masyarakat Kota Weda yang selama ini belum tertangani secara optimal.


“Pembangunan WTP dan Water Intake ini dibiayai penuh oleh PT IWIP dan nantinya pengelolaannya akan diserahkan kepada Pemerintah Daerah melalui PDAM,” katanya.


Ikram menegaskan, pembangunan infrastruktur dasar harus berjalan seiring dengan pertumbuhan investasi dan industrialisasi di Halmahera Tengah. Menurutnya, kehadiran WTP Fidi Jaya menjadi bukti bahwa pertumbuhan industri juga harus memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.


Sebelum pelaksanaan uji coba, Bupati bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, serta tim teknis PT IWIP turut meninjau langsung kesiapan fasilitas WTP Fidi Jaya dan memastikan proses distribusi air bersih dapat segera berjalan kepada masyarakat.


Fasilitas tersebut disebut sebagai salah satu instalasi pengolahan air terbesar di Provinsi Maluku Utara dengan kapasitas yang diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Weda secara berkelanjutan.


Uji coba pengoperasian ini menjadi bagian penting dari tahapan akhir sebelum layanan distribusi air bersih dilakukan secara optimal kepada masyarakat. Pemerintah daerah bersama seluruh pihak terkait akan terus melakukan evaluasi teknis dan penyempurnaan sistem agar kualitas layanan air bersih memenuhi standar kebutuhan masyarakat.


Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan WTP Fidi Jaya, khususnya PT IWIP, PLN, tenaga teknis, serta masyarakat yang ikut mengawal proses pembangunan hingga tahap pengoperasian.


Melalui kolaborasi antara pemerintah dan sektor industri, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah optimistis pembangunan infrastruktur dasar akan semakin memperkuat kualitas hidup masyarakat serta mendorong pertumbuhan kawasan perkotaan Weda yang lebih sehat, layak, dan berkelanjutan.

(Nkess)