WEREINFO — Halmahera Tengah | Konflik internal di tubuh HIPMI Halmahera Tengah (Halteng) mulai mencuat jelang Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) HIPMI Provinsi Maluku Utara. Sejumlah pengurus mempertanyakan langkah Ketua Umum BPC HIPMI Halteng yang disebut mengeluarkan surat rekomendasi kandidat tanpa melalui mekanisme rapat organisasi.
Persoalan tersebut mencuat dalam rapat internal pengurus BPC HIPMI Halteng yang digelar hari ini, Rabu (20/5/2026). Rapat tersebut membahas sikap organisasi terkait rekomendasi kandidat pada Musdalub HIPMI Maluku Utara.
Sekretaris BPC HIPMI Halteng, Andre Esau, menegaskan bahwa penerbitan rekomendasi kandidat seharusnya diputuskan melalui kesepakatan bersama pengurus.
Menurut Andre, rapat internal digelar untuk menyikapi adanya dugaan penerbitan rekomendasi tanpa koordinasi dengan sekretaris maupun pengurus lainnya.
“Kalau ketua mengeluarkan rekomendasi tanpa pemberitahuan kepada pengurus, maka kami menganggap itu tidak sah karena tidak melalui kesepakatan bersama,” ujar Andre dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, salah satu poin utama dalam rapat tersebut adalah membahas legalitas rekomendasi kandidat dalam Musdalub HIPMI Maluku Utara. Pengurus yang hadir menilai setiap keputusan organisasi harus melewati forum resmi agar tidak menimbulkan polemik di internal.
Senada dengan itu, Kepala Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) BPC HIPMI Halteng, Rifki Alaudin, mengaku kecewa terhadap pola komunikasi internal organisasi yang dinilai tidak berjalan baik.
Rifki menyebut rapat tersebut melibatkan sejumlah unsur pengurus, mulai dari sekretaris, bendahara hingga para ketua bidang, sebagai bentuk konsolidasi internal organisasi.
Menurutnya, keputusan yang diambil secara sepihak berpotensi memperkeruh hubungan antar pengurus dan memicu ketidakpercayaan terhadap kepemimpinan organisasi.
“Kalau rekomendasi kembali dikeluarkan tanpa rapat dan koordinasi, maka pengurus yang hadir dalam rapat ini juga akan mengambil langkah organisasi sendiri,” kata Rifki.
Selain mempersoalkan mekanisme rekomendasi, sebagian pengurus dalam rapat itu juga menyatakan sikap tidak percaya terhadap kepemimpinan Ketua Umum BPC HIPMI Halteng.
(Nkess)
