Breaking News

Bahas APBD 2026–2027, Sekda Halteng Hadiri Rakornas Keuangan Daerah

 

WEREINFO — Ternate, 29/01/26 | Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Tengah, Bahri Sudirman, SH, M.Hum, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Keuangan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Hotel Bela, Kota Ternate, Kamis (29/1/2026).

Provinsi Maluku Utara resmi menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rakornas Keuangan Daerah 2026 yang mengusung tema “Optimalisasi Pelaksanaan APBD Tahun 2026 dan Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027.” Kegiatan strategis ini diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri dengan fokus utama pada sinkronisasi kebijakan fiskal antara pemerintah pusat dan daerah.

Rakornas tersebut dihadiri oleh para Sekretaris Daerah, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta Kepala Bapperida dari seluruh provinsi di Indonesia. Agenda ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk menyelaraskan perencanaan dan penganggaran APBD dengan program prioritas nasional serta visi Asta Cita Presiden.

Sejumlah isu strategis menjadi fokus utama dalam Rakornas Keuangan Daerah 2026, di antaranya sinkronisasi kebijakan fiskal guna mengantisipasi penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) melalui penguatan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. 

Selain itu, Rakornas juga mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penggalian potensi baru sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD).

Topik lain yang dibahas meliputi digitalisasi pengadaan barang dan jasa pemerintah sebagai bagian dari transformasi sistem yang lebih efektif, inklusif, dan berintegritas, serta penegasan prioritas belanja pelayanan dasar, khususnya alokasi mandatory spending untuk sektor pendidikan sebesar 32,84 persen dan infrastruktur pelayanan publik di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Rakornas Keuangan Daerah 2026 dibuka secara resmi oleh Gubernur Maluku Utara bersama Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, yang ditandai dengan pemukulan tifa sebagai simbol kearifan lokal.

Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber nasional, antara lain Kepala BPK Perwakilan Provinsi Maluku Utara, Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah BPKP, Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Pengadaan Umum LKPP, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, serta Analis Kebijakan Ahli Madya Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri.

Dalam sambutannya, Gubernur Maluku Utara menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta Rakornas di Bumi Moloku Kie Raha. Ia berharap kegiatan ini mampu menyederhanakan proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan keuangan daerah, sehingga kebijakan yang dihasilkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

( Eng )

Editor : Mr.c