Breaking News

Pemda Halteng Siapkan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatera

 

WEREINFO — Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Tengah menyatakan komitmennya untuk menyalurkan bantuan keuangan bagi warga terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 900.1.1.4/9595/SJ tertanggal 1 Desember 2025.

Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, mengatakan bahwa alokasi bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian daerah terhadap kondisi darurat yang sedang dihadapi tiga provinsi tersebut.

“Pemda Halteng berencana memberikan bantuan keuangan khusus untuk penanganan bencana di Aceh sebesar Rp1 miliar, sementara Sumut dan Sumbar masing-masing sebesar Rp500 juta,” ujar Ikram, Rabu (10/12/2025).

Selain dukungan dari anggaran pemerintah daerah, Bupati Ikram menyampaikan bahwa aparatur sipil negara (ASN) dan PPPK Halmahera Tengah juga menunjukkan solidaritas melalui sumbangan yang dihimpun dari pemotongan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bulan Desember.

“Ini bagian dari keikhlasan ASN dan PPPK. TPP bulan Desember akan ikut disumbangkan untuk membantu saudara-saudara kita di Aceh,” katanya.

Keputusan tersebut dihasilkan dalam rapat bersama Sekretaris Daerah, dengan rincian besaran pemotongan sebagai berikut:

Kepala Badan/Dinas/Bagian: Rp1.500.000

Sekretariat/Camat/Kepala Bidang: Rp750.000

Kepala Seksi/Kasubag/Fungsional/Staf PNS: Rp500.000

PPPK: Rp200.000

Sekda Halteng, Bahri Sudirman, menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan wujud nyata solidaritas jajaran Pemda Halteng untuk membantu masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit.

“Kita di Halteng sangat memahami beratnya menghadapi bencana. Karena itu ketika saudara-saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar sedang tertimpa musibah, kita merasa terpanggil untuk ikut membantu,” ujar Bahri.

Ia menegaskan bahwa besaran pemotongan TPP telah disesuaikan dengan kemampuan masing-masing jenjang ASN, sehingga tidak membebani namun tetap memungkinkan partisipasi luas.

“Kekuatan sebuah daerah tampak dari solidaritas warganya. Harapannya, bantuan ini dapat meringankan beban dan memberi harapan bagi mereka yang sedang berusaha bangkit kembali,” tutupnya. *