Breaking News

BUMD Fagogoru Maju Bersama Resmikan Kedai Perdana di Kantor Bupati Halteng

WEREINFO — Weda, senin 08/12/2025 | Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Fagogoru Maju Bersama (FMB) resmi membuka Kedai BUMD perdana yang berlokasi di lingkungan Kantor Bupati Halmahera Tengah.

Pembukaan yang berlangsung lancar ini menandai langkah awal BUMD dalam menghadirkan unit usaha riil yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh ASN, tamu pemerintah, hingga masyarakat yang beraktivitas di kawasan perkantoran.

Direktur BUMD FMB, Hayun Maneke, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran kedai ini merupakan wujud komitmen BUMD untuk berperan aktif dalam mendukung pelayanan publik dan penguatan ekonomi masyarakat.

“Kehadiran kedai ini menjadi langkah awal BUMD Fagogoru Maju Bersama dalam menunjukkan peran nyata di tengah masyarakat, khususnya menghadirkan unit usaha yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh ASN, tamu pemerintah, maupun masyarakat,” ujar Hayun.

Hayun menjelaskan bahwa pembangunan kedai didorong oleh dua spirit utama, yakni investasi BUMD dan pemberdayaan UMKM. Dari sisi investasi, BUMD ingin menghadirkan usaha yang sehat, profesional, dan berkelanjutan. Sementara dari sisi pemberdayaan, kedai ini diharapkan menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk tumbuh, terlibat, serta memperoleh akses pasar yang lebih luas melalui kerja sama yang terarah.

Unit usaha yang dijalankan di kedai berfokus pada penyediaan makanan, minuman, dan kopi—jenis layanan yang paling dibutuhkan di lingkungan kerja pemerintahan. Lokasi kedai yang berada di dalam Kantor Bupati membuatnya strategis sebagai fasilitas penunjang aktivitas harian ASN dan tamu daerah.

Dalam hal pengelolaan, BUMD FMB menerapkan sistem kemitraan sederhana, transparan, dan saling menguntungkan. BUMD menyediakan tempat usaha, sementara operasional dipercayakan kepada mitra kuliner berpengalaman. Skema bagi hasil menggunakan pola pembagian laba bersih, di mana BUMD memperoleh 15 persen yang sudah termasuk PPh dan PPN.

“Dengan model seperti ini, usaha dapat berjalan efektif, biaya operasional terkelola, dan kedua pihak memperoleh manfaat yang proporsional,” jelas Hayun.

Sejak tahap persiapan hingga pembukaan, dampak positif mulai terlihat. Kehadiran kedai memberikan kenyamanan bagi ASN dan masyarakat yang membutuhkan layanan konsumsi cepat. Selain itu, peluang kolaborasi dengan UMKM lokal semakin terbuka sehingga kedai tidak hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga simpul baru hubungan ekonomi antara BUMD, pelaku usaha, dan masyarakat.

Hayun menegaskan bahwa BUMD akan terus mengembangkan kedai ini ke depan, baik dari sisi peningkatan layanan, penambahan variasi menu, hingga perluasan kemitraan UMKM.

“Kami berkomitmen memperkuat tata kelola kedai agar lebih akuntabel dan menjadi model usaha yang bisa direplikasi di titik lain. Dengan dukungan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan, kami berharap kedai ini tumbuh menjadi salah satu ikon ekonomi yang membanggakan daerah,” tutupnya.

Pembukaan Kedai BUMD ini diharapkan menjadi pondasi bagi tumbuhnya unit-unit usaha BUMD lainnya yang lebih besar dan berdampak nyata bagi masyarakat Halmahera Tengah.

( M. Safri Yusuf )

Editor : Mr.c