Breaking News

AKPD 2025: Halmahera Tengah Catat Sejarah Baru dengan Dua Penghargaan Nasional

Jakarta — 1 Desember 2025 | Kabupaten Halmahera Tengah kembali menorehkan prestasi nasional dengan meraih Juara I Nasional Kategori Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi serta Pemerataan Pertumbuhan Ekonomi Terbaik pada ajang Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah (AKPD) Tahun 2025. Penganugerahan yang berlangsung di Hotel Borobudur Jakarta ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian, yang menyerahkan penghargaan tersebut kepada Bupati Halmahera Tengah.

Pada kesempatan itu, Bupati turut didampingi Wakil Bupati Halmahera Tengah Ahlan Djumadil, Kabag Administrasi Pembangunan Setda Halteng Abubakar Ibrahim, serta Kabag Umum Setda Halteng Indra Ayu, yang hadir sebagai representasi pemerintah daerah dalam mengukuhkan capaian strategis ini.

Prestasi ini mengokohkan posisi Halmahera Tengah sebagai salah satu daerah dengan kinerja ekonomi paling progresif dan inklusif di Indonesia. Penilaian AKPD mencakup perubahan PDRB, tren pertumbuhan ekonomi sepanjang 2024 hingga Semester I 2025, serta kualitas pemerataan pertumbuhan antarwilayah. Halmahera Tengah dinilai mampu menjaga pertumbuhan ekonomi yang tinggi sekaligus memastikan manfaatnya dirasakan merata oleh masyarakat.

Bupati Halmahera Tengah Ikram M. Sangadji, didampingi Wakil Bupati Ahlan Djumadil, menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintah daerah.

“Penghargaan ini menunjukkan bahwa kebijakan pembangunan Halmahera Tengah berada pada jalur yang tepat. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan merata adalah buah kerja kolektif pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Kami persembahkan penghargaan ini untuk seluruh warga Halmahera Tengah,” ujar Bupati.

Ia menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk memperkuat stabilitas ekonomi, membuka lapangan kerja baru, dan memastikan pembangunan menjangkau seluruh desa.

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian memberikan apresiasi khusus atas capaian Halmahera Tengah.

“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi pengakuan atas kerja keras kepala daerah dalam menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Halmahera Tengah menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak hanya tinggi, tetapi juga merata, dan itulah esensi pembangunan yang berkeadilan,” katanya.

Mendagri juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan pemerataan.

“Saya berharap prestasi seperti ini menjadi contoh bagi daerah lain. Pertumbuhan ekonomi harus inklusif dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Sejak menjabat sebagai Penjabat Bupati, Ikram M. Sangadji telah membawa Halmahera Tengah meraih berbagai penghargaan bergengsi di tingkat provinsi maupun nasional. Tren positif itu berlanjut pada 2025, di mana duet kepemimpinan Ikram M. Sangadji dan Ahlan Djumadil kembali mengukir sejumlah prestasi. Dalam dua bulan terakhir saja, Halmahera Tengah telah meraih penghargaan nasional dari DPD RI dan Kementerian Dalam Negeri, menunjukkan konsistensi akselerasi pembangunan daerah.

Bupati menegaskan bahwa setiap capaian merupakan hasil kerja bersama seluruh OPD dan ASN.

“Penghargaan ini bukan semata hasil kerja Bupati dan Wakil Bupati. Ini adalah hasil kerja kolektif seluruh OPD dan ASN Halmahera Tengah. Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Banyak hal yang perlu dibenahi, dan semuanya membutuhkan kerja sama, karena setiap prestasi adalah hasil kolektif,” tegasnya.

Penilaian Komprehensif AKPD 2025

AKPD Tahun 2025 menggunakan metode penilaian berbasis data yang terbagi dalam dua klaster utama:

1. Klaster Kinerja Tata Kelola Pemerintahan Daerah (Bobot 70%)

Penilaian ini bersandar pada berbagai indikator nasional, antara lain:

Indeks Inovasi Daerah 2023

Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) 2023

Indeks Pencapaian SPM 2024

Realisasi pendapatan daerah 2024

Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah 2024

Indeks MCP KPK 2024

Indeks SPI KPK 2024

Indeks Daya Saing Daerah BRIN 2024

Indeks Pelayanan Publik KemenPANRB 2024

Indeks Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2024

Seluruh data tersebut dirumuskan menjadi Indeks Komposit Pemerintahan Daerah sebagai dasar penilaian terbaik.

2. Klaster Kinerja Akselerasi Program Strategis Nasional (Bobot 30%)

Terdiri atas tujuh indikator utama:

Penanggulangan kemiskinan

Pengendalian inflasi

Akses layanan pendidikan

Akses dan kualitas layanan kesehatan

Penyerapan tenaga kerja

Pertumbuhan ekonomi (tambang dan non-tambang)

Penurunan ketimpangan kesejahteraan

Pada indikator pertumbuhan ekonomi—kategori paling krusial—Halmahera Tengah meraih Juara I Nasional, menggambarkan akselerasi sektor ekonomi yang stabil, cepat, dan merata.

Makna Strategis Penghargaan

Capaian ini meningkatkan daya tawar Halmahera Tengah di mata investor, terutama pada sektor pengolahan dan hilirisasi mineral. Selain memperkuat posisi daerah dalam program industrialisasi nasional, penghargaan ini juga menunjukkan harmoni antara pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Halmahera Tengah kini dipandang sebagai role model nasional dalam pengelolaan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan inklusif.

Penghargaan yang diterima di Hotel Borobudur Jakarta ini menegaskan hasil kolaborasi pemerintah daerah, sektor usaha, dan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berkomitmen untuk terus memperkuat fondasi pembangunan ekonomi yang progresif, mandiri, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat menuju Halmahera Tengah Maju, Mandiri, dan Sejahtera.

( M. Safri Yusuf )

Editor : Mr.c