Breaking News

Bupati Halteng Pastikan Defisit APBD 2025 Tak Ganggu Belanja Publik

 

WEREINFO — Weda, Jum'at (12/09) Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si., menegaskan bahwa defisit dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025 justru menjadi langkah strategis untuk memperkuat pembangunan daerah.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-9 DPRD Halteng yang membahas pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap Nota Keuangan dan Ranperda Perubahan APBD 2025.

Menurut Bupati, defisit bukan tanda kegagalan fiskal, melainkan bagian dari strategi pengelolaan keuangan daerah yang sehat. Halmahera Tengah memanfaatkan Treasury Deposit Facility (TDF)—fasilitas Bendahara Umum Negara di Bank Indonesia—untuk menyimpan sekaligus menarik kembali dana sesuai kebutuhan daerah.

“Dengan TDF, kita punya keleluasaan fiskal. Defisit ini justru alat untuk memastikan belanja publik tetap berjalan,” tegasnya.

Bupati memastikan belanja daerah tetap fokus pada kebutuhan mendasar masyarakat, di antaranya:

1. Layanan pendidikan dan kesehatan,

2. Penyediaan rumah layak huni,

3. Dukungan bagi UMKM, nelayan, dan petani,

4. Pembangunan infrastruktur dasar di kecamatan,

serta program pengentasan kemiskinan dan pengangguran.

“Kita ingin masyarakat Halteng merasakan perbedaan nyata dalam kesejahteraan,” ujarnya.

Bupati Ikram juga menegaskan komitmen terhadap profesionalisme birokrasi. Ia tidak akan ikut campur dalam teknis pelaksanaan program setelah kebijakan ditetapkan.

“Kalau sudah saya serahkan ke pimpinan dan staf, itu menjadi tanggung jawab mereka. Pemerintah harus berjalan profesional,” katanya.

Bupati menutup pidatonya dengan apresiasi kepada DPRD, Badan Anggaran, TAPD, dan seluruh OPD atas kerja keras dalam penyusunan APBD Perubahan 2025. Ia berharap setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberi manfaat besar bagi rakyat Halmahera Tengah.

( M.Safri Yusuf )

Editor : Mr.c