Breaking News

Dukungan Rp11,8 Miliar untuk Infrastruktur Pendidikan dan Kesehatan di Halmahera Tengah


WEREINFO - Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) kembali mendapat dukungan besar dari pemerintah pusat melalui Kementerian Transmigrasi RI berupa alokasi dana bantuan sebesar Rp11.829.005.000. Anggaran ini akan difokuskan pada pengembangan infrastruktur di bidang pendidikan dan kesehatan khususnya di wilayah transmigrasi.

Penyerahan dana ini dilaksanakan secara simbolis pada Rapat Koordinasi yang menghadirkan Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, di Bela Hotel Ternate pada Selasa (15/7/2025). Selain itu, rapat ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Maluku Utara serta sejumlah pejabat wakil kepala daerah di Maluku Utara.

Mengangkat tema besar “Transformasi Transmigrasi Menuju Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Maluku Utara”, acara tersebut menegaskan pentingnya transmigrasi sebagai strategi pembangunan nasional yang berlandaskan geoekonomi dan geopolitik.

Dalam sambutannya, Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menegaskan, “Transmigrasi hari ini bukan lagi sekadar program sektoral. Ini adalah strategi membuka wilayah terluar menjadi kawasan bernilai tambah, menyeimbangkan pusat dan pinggiran, dan membangun daya saing bangsa dari desa serta kawasan timur Indonesia.”

Ia juga menyampaikan bahwa Maluku Utara kini menjadi episentrum ekonomi baru di wilayah timur nusantara, dengan potensi besar di sektor kelapa, pala, cengkeh, kakao, dan perikanan tangkap. Sektor-sektor ini diproyeksikan menjadi ekosistem industri kawasan transmigrasi yang berorientasi pada agro-maritim.

Dari enam daerah penerima dana, Halmahera Tengah memperoleh jumlah terbesar yang akan dipergunakan untuk membangun fasilitas di kawasan transmigrasi Sagea dan SP III Wale, khususnya fasilitas pendidikan dan kesehatan.

Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan perhatian Kementerian Transmigrasi. “Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Halmahera Tengah, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Wakil Menteri. Ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan daerah, terutama kawasan transmigrasi.”

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah juga sudah mengalokasikan anggaran dari APBD untuk mendukung pengembangan infrastruktur dasar di SP II, SP III, dan SP I, meliputi pembangunan jalan, jembatan, fasilitas pendidikan serta perumahan.

Menurut Wabup Ahlan, pembangunan transmigrasi sejalan dengan visi daerah “Halmahera Tengah Sejahtera, Mandiri, dan Maju” yang diwujudkan dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Ia menegaskan, “Kami membangun bukan sekadar infrastruktur fisik, tetapi juga memenuhi hak dasar warga: sandang, papan, pendidikan, dan kesehatan. Program Rumah Layak Huni (RLH) di Halmahera Tengah bahkan menjadi salah satu yang paling agresif di Maluku Utara.”

Untuk 2025, menurut Ahlan, Pemkab Halteng sudah menetapkan standar baru untuk RLH dengan penggunaan ubin dan plafon permanen, dan tahun depan akan menambah fasilitas lain. “Yang kedua tentunya infrastruktur pendukung jalan-jembatan kemudian kesehatan dan pendidikan menjadi kewajiban dasar yang kita lakukan,” ujarnya.

Melalui sinergi yang kuat antara pusat dan daerah, Pemkab Halteng yakin kawasan transmigrasi di Halmahera Tengah dapat berkembang menjadi zona mandiri yang produktif dan berkelanjutan, sekaligus menjadi model pembangunan yang inklusif di wilayah timur Indonesia.

Editor : Mr.c