Breaking News

Ribuan Karyawan PT Tekindo Energi Gelar Aksi Protes di Lokasi Tambang Halteng


WEREINFO - Senin, (30/06) Ratusan pekerja PT Tekindo Energi melakukan unjuk rasa di area operasional tambang perusahaan yang berlokasi di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara. Aksi ini merupakan bentuk keluhan atas belum tersalurkannya hak-hak karyawan oleh manajemen perusahaan.

Para peserta aksi yang masih mengenakan seragam kerja membawa spanduk berisi tuntutan serta membakar ban bekas sebagai ekspresi kekecewaan terhadap kebijakan manajemen PT Tekindo Energi.

Fokus utama dari protes ini adalah tuntutan pembayaran pesangon dan kompensasi bagi karyawan yang masa kontraknya sudah habis.

Kepala Teknik Tambang PT Tekindo Energi, Yoyok Tri Cahyo Laksono, mengakui adanya aksi tersebut dan menjelaskan bahwa perusahaan saat ini tengah dalam proses penyelesaian melalui Surat Kesepakatan Bersama (SKB) antara karyawan dan manajemen.

"Saya sudah menyampaikan hal ini ke pihak manajemen. Kami juga merencanakan kunjungan dari Dinas Tenaga Kerja pada minggu kedua Juli untuk mensosialisasikan SKB," ujar Yoyok.

Menurut data terakhir, sebanyak 111 karyawan terdampak, dengan rincian 62 orang yang kontraknya habis, 9 karyawan tetap bekerja di Tekindo, dan sebagian lainnya dipindahkan ke lokasi Morowali yang juga merupakan bagian dari grup perusahaan.

"Perhitungan pesangon sedang dilakukan dengan memperhatikan jenis kontrak masing-masing pekerja. Kami akan mematuhi ketentuan yang berlaku sesuai arahan Dinas Tenaga Kerja," tambahnya.

Lebih lanjut, draft SKB sudah diajukan ke Disnaker Provinsi Maluku Utara dan telah kembali ke manajemen pusat PT Tekindo untuk perbaikan sesuai instruksi terkait.

"Dinas Tenaga Kerja berencana turun langsung ke lokasi untuk sosialisasi, namun karena ada agenda ke Jakarta, rencananya akan dilakukan pada minggu kedua Juli," jelas Yoyok mengakhiri.

Aksi protes ini menjadi sorotan karena menunjukkan adanya ketegangan antara pekerja dan perusahaan terkait hak ketenagakerjaan yang masih belum terpenuhi secara tuntas. (Mr.c)

Editor : Mr.c