WEREINFO - 20 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halteng, Jalani MCU/Pemeriksaan Kesehatan di Jakarta yang berlangsung selama 5 Hari. MCU tersebut di laksanakan terhitung tanggal 19-24 Mei 2025 mendatang.
Agenda MCU/Pemeriksaan Kesehatan yang dilakukan anggota DPR ini dinilai boros anggaran Negara. Pasalnya, Selaku DPRD sendiri terkesan sudah menganggap sebelah mata RSUD Weda, karena hanya MCU harus sampai ke Jakarta. Padahal, RSUD Weda sendiri sudah bisa di gunakan selama kapasitas pasien tidak terlalu banyak.
Sekertaris Dewan (Sekwan) Halteng saat di konfermasi menjelaskan, kegiatan Pemeriksaan Kesehatan sudah menjadi agenda rutinitas anggota DPRD dalam satu tahun berjalan. "Ini sudah di atur dalam undang-undang," kata Sekwan.
Dikatakan, ini hak mereka dalam pemeriksaan Kesehatan. Karena itu secara regulasi sudah menjadi kewajiban di sekertarian menyediakan agenda pemeriksaan ini.
Ia menambahkan, RSUD Weda Halteng belum bisa karena belum Lengkap peralatan dan tenaga dokternya. Sebab pemeriksaan ini harus lengkap untuk deteksi semua penyakit. "Pemeriksaan harus mendeteksi secara dini dan mencegah penyakit yang akut karena Mcu itu hak setiap anggota" tutupnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Weda, Syukri Soamole saat di konfermasi menjelaskan, kalau hanya sebatas MCU/pemeriksaan kesehata RSUD sudah bisa di lakukan. Hanya saja Rumah sakit sedikit terkendala dengan tegangan listrik yang masih kecil, serta beberapa alat kesehatan yang kurang apabila pasiennya banyak melebihi ratusan orang. "Kalau cuman 25 anggota DPRD Halteng MCU ke RSUD Weda saya rasa bisa di lakukan. Karena jumlahnya tidak terlalu banyak,"terang Dirut
Lanjutnya, insya allah kekurangan yang ada di RSUD Weda ini, akan secepatkan di usahan untuk di lengkapi. Kekurangan ini juga Bupati dan wakil bupati sudah mengetahui hal tersebut. Sehingga, pada anggaran APBD perubahan nanti bisa masuk untuk bisa memudahkan kebutuhan RSUD Weda itu sendiri.
"Yang pasti kedepan insya allah RSUD selalu membenah, agar kebutuhan masyarakat yang berobat bisa di tangani dengan baik dan selalu mudah bagi pasien,"ucapnya.
Lanjutnya, kalau dokter jantung dan spesialis RSUD belum ada. Namun, insya allah tahun ini kita sudah bisa ada dokter jantung dengan alat echocardiography (usg jantung). (Ir)
