WEDA- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mengelar rapat RDP, yang diagendakan oleh komisi 1 bersama Pemdes dan BPD kulo jaya. Dalam Agenda RDP kali ini, menindaklanjuti laporan masyarakat terkait masalah pemalangan kantor desa oleh warga.
Komisi I Putra Sian, Setelah kami mendengar penjelasan dari kades, ternyata penyebabnya adalah dipicu oleh masalah pembebasan/penjualan lahan restan transmigrasi. Lahan restan transmigrasi merupakan lahan transmigrasi, yang belum/tidak digunakan. Namun, Lahan restan ini kemudian diperjual belikan oleh pemdes. Salin klaim pun terjadi dimana menurut warga, bahwa hasil penjualan lahan restan harus di bagi ke warga, sementara menurut pemdes lahan tersebut hanya boleh digunakan untuk membangun fasilitas umum.
Pada Kasus Ini Ada beberapa informan kunci, yang perlu dimintai keterangan terkait permasalahan ini. Diantaranya, Pertama. Sekdes kulo jaya berkaitan dengan uang hasil penjualan lahan restan sebesar Rp 1.800.000.000 (satu milyar delapan ratus juta), dengan luasan 12 hektar yang menurut kades di transfer ke rekening sekdes kulo jaya. Selain itu, Sekdes kulo jaya juga menerima uang sebesar 525.000.000, karena menggarap lahan restan seluas 5 hektar yang dibeli oleh PT IWIP.
Kedua, Pihak PT. IWIP ini berkaitan dengan berapa luasan lahan restan yang dibeli. Karena informasi yang beredar bervariasi antara 7 hektar dan 12 hektar. Bahkan, dikhawatirkan lebih dari pada itu.
Ketiga, Pihak disnakertrans yang memahami regulasi tentang tata kelola kawasan transmigrasi. Perlu kami mintai keterangan apakah aturan memperbolehkan lahan restan diperjualbelikan atau tidak.
Keempat, beredar informasi bahwa ada 3 orang Penggarap lahan, yang menurut informasi menerima uang kurang lebih 525.000.000 (lima ratus dua puluh lima juta rupiah) hasil penjualan lahan restan.
"Masalah ini harus segera ditangani oleh pemerintah, paling tidak untuk mencari tahu akar masalahnya. Jika tidak, dipastikan dapat mengganggu stabilitas pelaksanaan tugas-tugas pemerintah desa dan meresahkan masyarakat," tegas Sian.
Diketahui, rapat di pimpin langsung Wakil Ketua DPR Munadi Kilkoda, Hadir dalam rapat ini Kades kulo jaya, ketua BPD dan wakil ketua BPD bersama 5 orang perwakilan toko masyarakat. (Ir)
