Breaking News

Gubernur Pimpin Sertijab Bupati dan Wakil Bupati 2025-2030

WEDA- Jumat, (14/03) kemarin. Serah terimah (Sertijab) dari Pj bupati Bahri Sudirman kepada Bupati (Ikram M. Sangdji dan wakil bupati (Ahlan Djumadin) di pimpin langsung Gubernur Maluku Utara (Malut) Serly Tjoanda. Paripurna dilakukan di ruang Paripurna DPRD Halteng.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, dalam sambutannya menyampaik sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah pusat, Pemprov akan memastikan 10 kabupaten kota, dalam ini kepala daerah yang ada di Maluku Utara menjalankan program strategis nasional berdasarkan Asta Cita Presiden Prabowo. 

"Pemerintah Provinsi akan mengajak Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD dan anggota berserta Forkopimda di seluruh Wilayah Malut, untuk terus kita berpegangan tangan bersama-sama mewujudkan visi bersama lima tahun kedepan, mendukung program strategis nasional Asta Cita dari Presiden Prabowo," cetusnya.

Hal ini dilakukan sebagai upaya menjadikan Indonesia khususnya Maluku Utara yang maju sejahtera, mandiri dan bermatabat menyongsong Indonesia emas. Karena kita akan mengalami bonus demografi, untuk itu kita harus mempersiapkan SDM kita yang sehat secara jasmani, pintar dan berintegritas perlunya kerjasama dari Desa, Kecamatan, kabupaten kota, provinsi sampai ke pusat.

"Saya mengapresiasi kepada bupati dan wakil bupati, telah mengratiskan kesehatan atau Universal Health Coverage (UHC). Dari sepuluh kabupaten kota di Maluku Utara, hanya lima yang sudah mengaktifkan UHC dan Halmahera Tengah adalah salah satunya.

"Halteng merupakan daerah yang pertumbuhana ekonominya luar biasa. Serta, pertambahan jumlah penduduknya yang pesat. Tetapi kita harus ingat bahwa dengan berbagai pertumbahan yang ada di Halteng, SDA yang ada akan habis terkuras. Olehnya itu,  peningkatan ekonomi sekitarnya harus berbanding lurus dengan penjagaan kelestarian lingkungan dan alam," terang Gubernur.

Dijelaskan, Maluku Kie Raha adalah daerah kepulauan yang hidup dan besar dari anak petani dan nelayaan, kita sangat membutuhkan lingkungan yang berkelanjutan dan lestari, ekonomi boleh berjalan tetapi semua stakholder harus memperhatikan kelestarian alam. "Karena itu adalah tanggungjawab kita, warisan kita kepada anak cucu kita di masa yang akan datang," harap Geburnur.

Diketahui, acara serah terima jabatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Halmahera Tengah, anggota DPRD, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, dan undangan lainnya. (Ir)