WEREINFO — PATANI BARAT | Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XI tingkat Kabupaten Halmahera Tengah resmi dibuka di Desa Banemo, Kecamatan Patani Barat, Sabtu malam (16/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di tengah guyuran hujan itu tetap berlangsung khidmat dan dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah, Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, serta masyarakat.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Halteng, H. Yusuf Hasan, dalam laporannya menyampaikan MTQ ke-XI bertujuan membumikan nilai-nilai Alquran, memperkuat karakter religius, serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Alquran.
“MTQ juga menjadi sarana syiar Islam, pembinaan akhlak, serta seleksi generasi muda terbaik untuk mewakili Halmahera Tengah di tingkat provinsi hingga nasional,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan MTQ berlangsung selama enam hari, mulai 16 hingga 21 Mei 2026 di Desa Banemo. Sebanyak 187 peserta dari 10 kecamatan ambil bagian dalam berbagai cabang lomba, di antaranya tilawah, tahfiz, syarhil Quran, fahmil Quran, hingga khat Alquran.
Sementara itu, Bupati Halmahera Tengah dalam sambutannya menegaskan bahwa Alquran merupakan pedoman hidup umat Islam yang tidak hanya dibaca, tetapi juga harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Bupati berharap MTQ mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
“Kita berharap peserta Halteng bukan hanya juara di tingkat kabupaten, tetapi juga mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyoroti adanya peserta MTQ yang disebut berasal dari luar daerah atau “naturalisasi”. Ia meminta agar ke depan seluruh peserta benar-benar merupakan putra-putri asli Halmahera Tengah hasil pembinaan daerah sendiri.
“Kalau kalah tidak apa-apa, yang penting anak daerah sendiri. Mulai tahun depan jangan lagi ada peserta dari luar,” tegasnya.
Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah daerah berencana meningkatkan perhatian terhadap pembinaan guru ngaji dan qari-qariah lokal, termasuk menyiapkan dukungan anggaran bagi para pembina tilawah di daerah.
Pembukaan MTQ ditandai dengan penekanan tombol sirene sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian perlombaan MTQ ke-XI tingkat Kabupaten Halmahera Tengah Tahun 2026.
(Nkess)
