WEREINFO — Patani Barat | Usai melaksanakan agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Desa Banemo, Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, didampingi Wakil Bupati Ahlan Djumadil dan Sekretaris Daerah Bahri Sudirman, bersama jajaran Pemerintah Daerah, mengunjungi Desa Sibenpopo, Jumat (17/4/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk menyapa langsung warga sekaligus mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat. Sejumlah kebutuhan disampaikan, mulai dari perlengkapan dapur, pakaian dalam untuk pria, wanita, dan anak-anak, hingga seragam tim voli dan perlengkapan olahraga bagi pemuda. Merespons hal itu, Pemkab Halmahera Tengah langsung menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan warga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua TP-PKK Halmahera Tengah, Ona Ahlan, beserta anggota, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Halmahera Tengah, Mutmainah Bahri, bersama jajaran.
“Pada hari ini, saya bersama Wakil Bupati, Sekda, dan seluruh jajaran Pemda Halteng hadir langsung untuk menyerahkan bantuan kepada bapak dan ibu. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat,” ujar Bupati Ikram.
Selain bantuan kebutuhan dasar, pemerintah daerah juga menyerahkan uang duka kepada keluarga korban serta memberikan insentif kepada para pendeta sebagai bentuk perhatian dan kepedulian.
Dalam kesempatan itu, Bupati Ikram juga menyampaikan rencana penarikan bertahap pasukan keamanan dari wilayah tersebut. Ia menegaskan, pemerintah daerah menginginkan perdamaian yang lahir dari kesadaran masyarakat, bukan semata karena kehadiran aparat.
“Kami tidak ingin perdamaian ini hanya bersifat semu karena adanya aparat. Kami ingin memastikan perdamaian ini abadi dan akan bertanggung jawab penuh menjaga kondisi tetap aman dan damai,” tegasnya.
Menurutnya, penarikan aparat akan dilakukan secara bertahap, seiring dengan upaya pemerintah dalam membangun kembali rumah warga dan infrastruktur, sehingga masyarakat dapat kembali tinggal dengan nyaman.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk aktif menjaga situasi tetap kondusif dengan segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan.
“Jika ada isu atau hal mencurigakan, segera laporkan. Kita harus bersama-sama mencegah provokasi demi menjaga kedamaian di Sibenpopo dan Banemo,” imbaunya.
Lebih lanjut, ia berharap peristiwa yang terjadi dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk membangun kehidupan yang lebih baik ke depan.
“Kita ingin perdamaian ini menjadi sejarah bagi kita semua, agar anak-anak bisa kembali bersekolah, masyarakat bisa bekerja, dan kita memulai kehidupan baru yang lebih baik,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari pemulihan ekonomi, Pemkab Halmahera Tengah juga menambah insentif bagi kelompok rentan, seperti lansia, janda, ibu hamil dan menyusui, penyandang disabilitas, serta anak yatim piatu. Khusus warga Desa Sibenpopo, bantuan diberikan dengan nilai dua kali lipat.
Selain bantuan materi, pemerintah daerah turut memberikan dukungan moral dan psikologis kepada masyarakat agar dapat bangkit dan menjalani kehidupan secara berkelanjutan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, jajaran Pemda bersama masyarakat juga melaksanakan kerja bakti, meliputi pembangunan fondasi rumah, pembersihan lingkungan desa, serta berbagai aktivitas pemulihan lainnya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis sebagai wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
(Nkess)
