WEREINFO — Patani Barat, 17 April 2026 | Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melanjutkan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, didampingi Wakil Bupati Ahlan Djumadil dan Sekretaris Daerah Bahri Sudirman.
Setelah sebelumnya digelar di Aula Hi Salahuddin Kantor Bupati, Musrenbang dilanjutkan di kediaman Wakil Bupati di Desa Banemo, Kecamatan Patani Barat. Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan kerja bakti (kurvei) bersama pemerintah daerah dan masyarakat di Desa Sibenpopo sebagai bentuk kepedulian terhadap pemulihan lingkungan pascakonflik.
Kegiatan tersebut dihadiri para staf ahli dan asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta kepala desa se-Kabupaten Halmahera Tengah.
Dalam arahannya, Bupati Ikram menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk merumuskan arah pembangunan daerah tahun 2027. Ia menyebut, forum ini menjadi ruang penting dalam menyerap aspirasi masyarakat, memperkuat koordinasi, serta menyelaraskan program antar pemangku kepentingan.
“Musrenbang ini adalah momentum penting untuk memastikan setiap program yang dirancang benar-benar terarah, terukur, dan menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya integrasi perencanaan pembangunan. Seluruh OPD diminta memperkuat koordinasi dengan camat dan pemerintah desa agar program yang disusun tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Dalam pembahasan, sejumlah sektor menjadi fokus utama, di antaranya ekonomi, infrastruktur, dan sosial budaya. Pada sektor infrastruktur, Bupati menyoroti pembangunan jalan tani yang harus melalui persetujuan masyarakat serta diketahui pemerintah desa, agar pemanfaatannya optimal dan dapat ditingkatkan kualitasnya, termasuk melalui pengaspalan guna mendukung aktivitas pertanian.
Terkait program rumah layak huni, Bupati menegaskan perlunya kebijakan berbasis diskresi yang didukung data akurat agar pelaksanaannya tepat sasaran dan tertib administrasi.
Selain itu, pengelolaan sampah juga menjadi perhatian. Para camat diminta lebih proaktif menjalankan program kebersihan lingkungan secara terarah dan berkelanjutan.
Dalam pengembangan kawasan permukiman, pemerintah daerah mendorong terciptanya lingkungan yang nyaman, tertata, dan indah melalui penataan jalan dan drainase, pembangunan rumah layak huni, serta penyediaan infrastruktur pendukung seperti jaringan internet.
Bupati menilai pengembangan kawasan permukiman masih belum optimal, sehingga diperlukan langkah strategis dan berkelanjutan dalam penataan kawasan secara menyeluruh.
Selain pembangunan fisik, Bupati Ikram juga menekankan pentingnya program yang menyentuh langsung kesejahteraan masyarakat. Ia mendorong pengalihan program yang kurang prioritas ke program peningkatan kualitas hidup, seperti insentif bagi lansia, ibu hamil dan menyusui, janda, anak yatim piatu, serta penyandang disabilitas.
“Perencanaan harus diikuti dengan aksi nyata. Yang terpenting adalah masyarakat benar-benar merasakan manfaat dan memiliki kehidupan yang lebih baik,” tegasnya.
Kegiatan ditutup dengan kurvei bersama di Desa Sibenpopo sebagai simbol kebersamaan dan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan sosial dan lingkungan pascakonflik.
Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berharap program pembangunan tahun 2027 dapat berjalan efektif, inklusif, dan berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
(Nkess)
